Tentang Penyakit Gonore

Gonore dianggap sebagai penyakit kelamin yang paling banyak terjadi di dunia. Berdasarkan laporan tahunan lembaga kesehatan dunia PBB, WHO (World Health Organization), jumlah penderita gonore pada tahun 1975 mencapai 250 juta jiwa.

Hasil studi lapangan menjelaskan bahwa pelaku seks menyimpang di negara Amerika Serikat saat ini mencapai kurang lebih 18 juta jiwa. Mereka inilah yang paling banyak terjangkiti penyakit tersebut.

Penyakit ini menyebabkan infeksi pada kelamin, yakni berupa luka bernanah yang bercampur darah dan berbau busuk. Penyakit ini juga dianggap sebagai penyebab terbesar terjadinya :

- Kemandulan
- Penyempitan saluran kencing
- Infeksi pada saluran pembuangan (anus)
- Radang mulut (tenggorokan)

Selain itu, penderita penyakit ini akan merasakan nyeri dan panas saat buang air kecil. Daerah sekitar lubang penis pun menjadi merah akibat peradangan tersebut. Lama kelamaan, radang pada saluran air kencing itu akan menyebar ke kandung kemih setelah 10-14 hari. Akhirnya, kandung kemih pun mengalami infeksi yang sama sehingga semakin menambah rasa sakit dan panas ketika buang air kecil. Kondisi demikian juga disertai dengan rasa pusing, demam, dan nyeri di sekujur tubuh.

Tidak menutup kemungkinan bahwa kuman penyakit ini menyebar ke anggota tubuh lainnya melalui aliran darah. Hal itulah yang akan menjadi penyebab timbulnya infeksi.

Infeksi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit ini diantaranya :

- Hati
- Selaput otak
- Jantung

Cara Mengobati Gonorea

Bahan-Bahan :

- 1 potong akar (dengan bonggolnya) bayam duri
- Adas pulawaras secukupnya

Cara Pemakaian :

- Semua bahan dicuci bersih
- Lalu direbus dalam 1 liter air hingga tersisa setengahnya
- Kemudian saring dan dinginkan
- Minum 2 kali sehari secara teratur

Gonorea

Penyakit gonorea ini ditularkan melalui hubungan seksual. Sebutan lain penyakit ini adalah kencing nanah. Penyakit ini menyerang organ seks dan organ kemih. Selain itu, akan menyerang selaput lendir mulut, mata, anus, dan beberapa organ tubuh lainnya. Bakteri yang membawa penyakit ini dinamakan gonococcus.

Penyakit Gonorea Pada Wanita

Pada wanita, berjangkitnya penyakit ini akan terlihat setelah 5-20 hari melakukan hubungan seksual. Tanda-tandanya tidak dapat terlihat, bahkan perempuan tersebut tidak menyadari jika dirinya telah terjangkiti. Tiba-tiba dia akan merasakan sakit di bagian bawah perut disertai demam. Kemudian, dari vagina akan keluar nanah. Jika penyakit ini belum sempat diobati dan dia mengalami kehamilan, bayi yang ada dalam kandungannya dapat terancam kebutaan karena gonorea ini bisa menjalar dan menyerang selaput lendir mata bayi. Selain itu, penyakit ini juga bisa menyebabkan kemandulan.

Penyakit Gonorea Pada Pria

Pada laki-laki, penyakit ini dapat terlihat setelah 3-7 hari melakukan hubungan seksual. Gejala yang terlihat sebagai berikut :

1. Mengeluarkan nanah
2. Sakit saat kencing
3. Ujung kepala penis terlihat merah karena meradang

Cara Menangani Gonorea

Gonorea umumnya ditangani dengan suntikan atau antibiotik melalui mulut selama satu minggu. Jika gonorea terlanjur menyebar lewat aliran darah biasanya penderita akan diberikan antibiotik melalui pembuluh darah atau infus.

Cara Mencegah Gonorea

Pencegahan yang paling efektif adalah tidak berhubungan langsung dengan orang yang memiliki penyakit kelamin menular. Setia pada pasangan dan tidak gonta-ganti pasangan adalah lebih biak bagi kehidupan seksual yang sehat.

Pengobatan Gonorea

1. Penderita diberi obat antibiotik atas resep dokter

2. Melakukan diagnosis yang tepat dan teratur melalui dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin

Penyakit Kelamin Gonore

Gonorea atau kencing nanah adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini menginfeksi lapisan dalam saluran kencing, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva).

Cara Penularan Gonorea

Masa inkubasi bakteri ini sekitar 2-10 hari setelah masuk ke dalam tubuh melalui hubungan seksual.

1. Gonorea Pada Wanita

Bakteri Neisseria gonorrhoeae menginfeksi :

- Saluran kencing
- Serviks
- Rahim
- Tuba fallopia (oviduct atau saluran telur)
- Kelenjar kemaluan seperti kelenjar Bartholin yang terdapat di bibir kemaluan, kelenjar Skene’s yang terdapat di bagian bawah lubang saluran kencing

2. Gonorea Pada Pria

Adapun pada pria, bakteri Neisseria gonorrhoeae menginfeksi :

- Saluran kencing
- Epididimis
- Kelenjar Cowper’s
- Anus
- Rektum
- Mulut
- Mata

Tanda dan Gejala Gonorea

Gejala utama dari penyakit ini adalah keluarnya nanah dari alat kelamin, terkadang nanah berwarna putih kekuning-kuningan atau kehijauan. Jika alat kelamin ditekan atau dipijit maka nanah yang keluar akan semakin banyak serta timbul rasa sakit saat urinasi dan kelenjar di selangkang menjadi bengkak. Infeksi selanjutnya dapat menyebabkan septicemia atau keracunan darah, radang jantung, dan sakit pada persendian.

Komplikasi yang sering terjadi adalah bakteri bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh. Infeksi yang menyebar melalui darah bisa menyebabkan bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam dan nyeri sendi atau yang dikenal dengan sindrom artitis dermatis. Tidak hanya itu, juga terjadi infeksi pada jantung (endokarditis) dan infeksi pembungkus hati (perihepatitis)